Articles by Philip

You are currently browsing Philip’s articles.

Iseng-iseng cek email, ada sepotong email yang rada-rada spammy masuk:

Posted by: “SMS Bookshop” smsbookshop@yahoo.com smsbookshop
Sun Apr 27, 2008 6:47 am (PDT)
Kunjungi www.smsbookshop.com . Bantu penulis Indie Indonesia mengembangkan potensinya dengan melakukan transaksi pembelian buku-buku karya penulis indie hanya melalui SMS (Ikuti petunjuknya di web, tarif: Rp2000+ppn /transaksi). Buku akan langsung terkirim ke email anda seperti yang anda ketik di SMS.

Hmmmm, apaan lagi nih?

Cek ke websitenya, ternyata dia jualan buku lewat sms premium (Rp 2000/sms .. or should I say per buku?). Bukunya sendiri akan dikirim via email ke pembeli. Ada beberapa kelemahan yang kulihat di websitenya:

  1. Tidak jelas dalam format apa bukunya akan dikirim. Apakah PDF, DOC, TXT, iSilo, Mobipocket atau apa? Ini terkait dengan persoalan bahwa mungkin saja si pembeli tidak memiliki software yang dibutuhkan untuk membaca e-book yang dia beli.
  2. Koleksi bukunya masih terbatas, dan kebanyakan masih karya chairman dan founder-nya. Tapi kalau yang ini kurasa akan berkembang seiring waktu, karena kurasa pasti banyak penulis yang ingin mencoba memasarkan bukunya dengan modal minim.

Kedua kelemahan ini sudah ku-emailkan ke CSnya, akan kuupdate nanti begitu menerima jawaban dari mereka.

Apa pendapatmu tentang model ini?

Tags:

Blog korban Lapindo

Dari Paman Tyo aku baru tahu kalau ada yang membuat blog tentang korban Lapindo. Mengutip dari posting pertamanya :

Bencana lumpur Lapindo merupakan salah satu bencana terbesar dan unik yang pernah tercatat dalam sejarah Indonesia, bahkan (dalam beberapa hal) dunia. Sebagai salah seorang korban, saya tidak ingin sejarah nantinya hanya menulis versi ‘pemenang’. Itu saja.

Untuk kawan-kawan penulisnya aku cuma bisa ucapkan : Selamat menuliskan sejarah!

Tags:

Pokoknya (!)

Hari ini blog beberapa teman di Multiply sudah mulai bisa diakses via jaringan XL dan Telkom. Kalau mengutip dari detikinet:

Dirjen Postel dan Dirjen Aptel sepakat dengan pengubahan pola blocking yang sudah dilakukan oleh NAP dan ISP, menjadi blocking terhadap situs dan URL. Daftar situs dan URL tersebut selanjutnya akan dievaluasi dalam 7 hari ke depan.

Pilihan strategi yang lebih cerdas oleh pemerintah, namun entah kenapa aku merasa cara ini masih sama dengan menggembok celana dalam. Kalau mengutip mas Hariadhi :

Tapi satu hal, Jendral. Kau tak punya kekuasaan untuk membuat hukum. Kamilah yang memonopolinya. Maka dengan otak-otak kami yang melompong ini, kami bisa membatasi bacotmu.

Pokoknya (!) blokir!

Tags:

Those who would give up Essential Liberty to purchase a little Temporary Safety, deserve neither Liberty nor Safety

Benyamin Franklin

(A visual version by Niwatori available here)

9 April 2008 by Philip | No comments

Gara-gara postingan Black_Claw di milis id-anime yang mengeluhkan soal MobileQu (dan XL) memblokir youtube, rapidshare, multiply, dan sejumlah layanan lain yang menghosting salinan film “Fitna’, aku jadi sadar kalau sejak Sabtu multiply sudah tidak bisa diakses dari jaringan XL.

Padahal beberapa temanku yang baru jadi orangtua secara khusus membuat blog baru di multiply untuk membagikan pengalaman parenting mereka. Jelas ini bukan termasuk pornografi ataupun penghinaan agama kan??? Tapi tetap saja Big Brother sudah memutuskan : BLOKIR!!
Read the rest of this entry »

Tags:

« Older entries § Newer entries »